Penggunaan AI dalam penelitian tidak dapat dinilai hanya dari pertanyaan “boleh atau tidak”. Yang lebih penting adalah tujuan penggunaan, kebijakan institusi, jenis data yang diproses, risiko kesalahan, transparansi, dan kemampuan peneliti untuk mempertanggungjawabkan hasilnya.

Prinsip dasarnya: AI adalah alat, bukan peneliti

AI tidak dapat mengambil tanggung jawab atas integritas penelitian. COPE menegaskan bahwa alat AI tidak memenuhi syarat kepengarangan dan penulis manusia tetap bertanggung jawab atas isi yang diajukan. Prinsip ini relevan sejak proposal hingga publikasi.

Panduan UNESCO mengenai AI generatif dalam pendidikan dan penelitian menekankan pendekatan yang berpusat pada manusia, perlindungan data, dan pengembangan kapasitas untuk menggunakan teknologi secara bertanggung jawab.

Jika Anda tidak dapat menjelaskan, memeriksa, atau mempertanggungjawabkan suatu keluaran, jangan masukkan keluaran tersebut ke dalam penelitian.

Periksa kebijakan sebelum menggunakan AI

Kebijakan kampus, program studi, dosen, lembaga etik, pemberi dana, dan jurnal dapat berbeda. Sebelum menggunakan AI, cari jawaban tertulis untuk pertanyaan berikut:

  • Apakah AI diizinkan untuk tahap yang akan dikerjakan?
  • Apakah penggunaan harus diungkapkan dan dalam format apa?
  • Apakah ada data yang dilarang dimasukkan ke layanan pihak ketiga?
  • Siapa yang harus menyetujui penggunaan AI pada instrumen atau analisis?
  • Apakah jurnal tujuan memiliki kebijakan khusus mengenai AI?

Jika kebijakan belum jelas, tanyakan kepada dosen atau pengelola program. Simpan jawaban dan keputusan agar proses dapat ditelusuri.

Penggunaan yang relatif aman dan bermanfaat

Dengan tetap mengikuti kebijakan, AI dapat digunakan sebagai alat bantu untuk kegiatan yang tidak menyerahkan keputusan ilmiah kepada mesin.

KegiatanContoh penggunaanPemeriksaan manusia
Menguji kejelasanMeminta daftar pertanyaan kritis atas kerangka yang Anda buatNilai setiap pertanyaan dan putuskan sendiri revisinya
Membuat checklistMengubah pedoman institusi menjadi daftar pengecekanCocokkan kembali dengan dokumen resmi
Mencari kata kunciMembuat variasi istilah untuk penelusuran literaturLakukan pencarian pada basis data yang sah
Menguji konsistensiMembandingkan tujuan, pertanyaan, dan metodePeriksa hubungan metodologis pada sumber utama
Perbaikan bahasaMenandai kalimat ambigu atau terlalu panjangPertahankan makna dan gaya penulis sendiri

Jangan menganggap keluaran AI sebagai sumber ilmiah. Gunakan keluaran sebagai titik awal untuk berpikir, bukan sebagai bukti.

Penggunaan berisiko tinggi yang harus dihindari

  • Membuat data atau hasil. AI tidak boleh digunakan untuk mengarang responden, wawancara, angka, observasi, atau temuan.
  • Menghasilkan referensi tanpa verifikasi. Judul, DOI, nama penulis, atau jurnal dapat terlihat meyakinkan tetapi tidak nyata.
  • Mengunggah data sensitif. Jangan memasukkan identitas partisipan, data kesehatan, data organisasi, naskah rahasia, atau informasi yang dibatasi izin.
  • Menyerahkan interpretasi sepenuhnya. Analisis dan kesimpulan memerlukan pemahaman konteks serta tanggung jawab peneliti.
  • Menyembunyikan penggunaan. Jika kebijakan meminta pengungkapan, catat alat, tujuan, tanggal, dan pemeriksaan yang dilakukan.

Protokol verifikasi lima langkah

1. Pisahkan keluaran dari bukti

Tandai teks AI sebagai catatan sementara. Jangan langsung memindahkannya ke naskah utama.

2. Temukan sumber asli

Buka artikel, laporan, peraturan, atau dataset yang sebenarnya. Jangan mengutip ringkasan AI sebagai sumber.

3. Cocokkan klaim

Periksa apakah sumber memang mendukung klaim, populasi, periode, dan konteks yang disebutkan.

4. Periksa metode dan keterbatasan

Sebuah temuan tidak dapat dipindahkan ke konteks lain tanpa melihat desain, sampel, serta batas generalisasi.

5. Tulis ulang berdasarkan pemahaman

Setelah memahami sumber, susun analisis dengan bahasa sendiri dan gunakan sitasi yang benar. Pelajari juga cara mengaudit sitasi serta daftar pustaka.

Lindungi data dan kekayaan intelektual

Sebelum memasukkan materi ke alat AI, tanyakan apakah Anda memiliki hak dan izin untuk memprosesnya. Hapus identitas belum tentu cukup karena kombinasi detail dapat mengungkap seseorang. Untuk data sensitif, gunakan lingkungan yang disetujui institusi atau jangan gunakan AI eksternal.

Aturan praktis

Jika Anda tidak akan mengirim data tersebut kepada pihak asing melalui email, jangan memasukkannya ke layanan AI publik tanpa persetujuan dan perlindungan yang memadai.

Dokumentasikan penggunaan AI

Buat catatan singkat yang memuat nama alat, versi jika diketahui, tanggal, tujuan, jenis input, perubahan yang dilakukan, dan cara verifikasi. Dokumentasi ini membantu transparansi sekaligus memudahkan Anda mengingat keputusan.

Contoh pengungkapan perlu disesuaikan dengan kebijakan: “AI digunakan untuk menghasilkan pertanyaan pengecekan terhadap konsistensi struktur. Penulis menilai seluruh saran, memverifikasi sumber secara mandiri, dan bertanggung jawab atas naskah akhir.” Jangan memakai contoh ini jika institusi meminta format lain.

Contoh prompt yang mendorong penggunaan etis

Prompt pemeriksaan

“Ajukan lima pertanyaan kritis untuk menguji kesesuaian antara tujuan, pertanyaan penelitian, dan metode berikut. Jangan menulis ulang naskah, jangan membuat fakta, dan jangan membuat referensi.”

Prompt literasi sumber

“Buat daftar kata kunci dan sinonim untuk menelusuri topik berikut pada basis data akademik. Jangan menyebut artikel atau DOI tertentu.”

Checklist penggunaan AI yang bertanggung jawab

  • Kebijakan institusi dan jurnal sudah diperiksa.
  • Data pribadi, rahasia, dan berizin tidak dimasukkan.
  • Setiap fakta dan referensi dibuka pada sumber aslinya.
  • AI tidak digunakan untuk membuat data atau hasil.
  • Keputusan metode dan interpretasi tetap dibuat manusia.
  • Penggunaan didokumentasikan dan diungkapkan bila diperlukan.

Sumber kebijakan untuk dibaca

Ringkasan

Gunakan AI hanya untuk tujuan yang diizinkan, lindungi data, verifikasi semua klaim pada sumber asli, dokumentasikan proses, dan pertahankan tanggung jawab manusia. Hubungkan keputusan ini dengan rancangan metode serta argumen latar belakang.

Unduh checklist penelitian →

Kebijakan penggunaan AI dapat berubah dan berbeda antarinstansi. Selalu periksa dokumen resmi yang berlaku pada program studi, jurnal, atau lembaga Anda.